Pengertian General Education
General Educatin adalah
pendidikan yang berkenaan dengan pengembangan keseluruhan kepribadian seseorang
dalam kaitannya dengan masyarakat dan lingkungan hidupnya. Program pendidikan
yang membina dan mengembangkan seluruh aspek kepribadian siswa dan
mahasiswa.Sasaran yang disentuh : rasio, rasa, dan tingkah laku
Latar Belakang Lahirnya General
Education
Reaksi terhadap
kecenderungan masyarakat modern yang mendewakan produk teknologi dan cenderung
mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. Sebagai akibat dari produk sistem
pendidikan modern yang sekular, yaitu pendidikan yang mementingkan pengembangan
spesialisasi, sementara pengembangan nilai-nilai kemanusiaan yang bersifat
universal nyaris terabaikan.
General Education di Amerika dan Eropa
Di Amerika dan
Inggris, konsep general education, dalam rangka menciptakan masyarakat yang
berbudaya, demokratis dan perduli terhadap lingkungan baik lingkungan alam
maupun lingkungan sosialnya. Laporan lima puluh tahunan dati Nation Society for the study of education tahun
1958, program studi general education di Amerika, dilatarbelakangi oleh empat
hal, yaitu :
-
Sebagai reaksi masyarakat
terhadap spesialisasi keilmuan yang berlebihan, dimana para spesialis telah
mendewakan hasil-hasil temuannya yang menakjubkan, sementara mereka lupa pada
nilai-nilai esensial kemanusiaannya.
-
Sebagai reaksi terhadap
kepincangan penguasaan minat-minat khusus dengan perolehan peradaban yang lebih
luas
-
Sebagai reaksi terhadap
pengkotak-kotakan kurikulum dan pecahnya pengalaman belajar siswa
-
Sebagai reaksi terhadap
formalism dalam pendidikan liberal.
Pada abad
20 di Amerika dan Eropa, hasil analisis mereka berkesimpulan bahwa sistem
pendidikan modern telah menghasilkan para saintis dan teknokrat yang handal
tapi tidak melahirkan para lulusan yang memiliki integritas kepribadian yang
matang.
Menurut Philip H. Phenix (1964:6), enam pola makna esensial bagi segenap mahasiswa :
Menurut Philip H. Phenix (1964:6), enam pola makna esensial bagi segenap mahasiswa :
-
Makna symbolycs, yaitu
kemampuan berbahasa dan berhitung
-
Makna empirics, yaitu
kemampuan untuk memaknai benda-benda melalui proses penjelajahan dan
penyelidikan empiris
-
Makna esthetics, yaitu
kemampuan memaknai keindahan seni dan fenomena alam
-
Makna ethics, yaitu
kemampuan memaknai baik dan buruk
-
Makna synoetics, yakni
kemampuan berfikir logis, rasional sehingga dapat memaknai benar dan salah
-
Makna synoptic, yaitu
kemampuan untuk beragama atau berfilsafat
Konsep Pendidikan Umum
di Indonesia (latar belakang adanya ISBD)
Sistem
pendidikan modern cenderung mengarah pada suatu proses dehumanisasi. Ditandai
oleh penajaman kajian keilmuan ata spesialisasi berlebihan dalam bidang-bidang
tertentu. Maka sistem pendidikannya cenderung hanya memahami pada satu aspek
tertentu saja, sedangkan aspek-aspek lainnya diabaikan.
Pendidikan
seperti ni mengahasilkan para lulusan yag berpola pikir, pola hidup, bersifat
materialistis dan perilaku mekanistik. Mereka menjadi suatu generasi yang
miskin akan nilai-nilai kemanusiaan yang hakiki. Sangat menghawatirkan generasi
depan. Mereka masuk ke dalam persaingan global dengan menghalalkan segala cara
demi mencapai kesuksesan material semata.
Gambaran
kecenderungan dunia pendidikan tinggi dewasa ini sangat mementingkan
pengembangan spesialisasi, sementara pengembangan nilai-nilai kemanusiaan yang
bersifat unuversal nyaris terabaikan, maka anak didik perlu dibekali suatu
kemampuan untuk memahami, memaknai dan mengamalkan nilai-nilai universal.
General
education/pendidikan umum yang ada di Amerika telah dikolaborasikan oleh para
ahli pendidikan di Indonesia menjadi studi/mata kuliah yang dulu disebut MKDU.
MKDU di bagi menjadi dua kelompok yaitu :
-
MPK (mata kuliah pengembangan
kepribadian yang meliputi : Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama dan
Pendidikan Kewiraan Nasional).
-
MBB (mata kuliah berkehidupan
bermasyarakat yang meliputi mata kuliah ISD, IBD, dan IAD) dan IBD dan ISD
melebur menjadi mata kuliah ISBD.
Pemetaan aspek
pembelajaran dalam kelompok mata kuliah :
-
MPK, MKK (keahlian dan keilmuan
– learning to know)
-
MKB (keahlian berkarya – learing to
do )
-
MPB (perilaku berkarya – learning
to be)
-
MBB (berkehidupan bermasyarakat
– learning to live together)
-
MPK (mata kuliah pengembangan
kepribadian)
Kelompok bahan
kajian dan pelajaran untuk mengembangkan manusia Indonesia yang beriman dan
bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, kepribadian
mantap dan mandiri serta mempunyai rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan
kebangsaan.